Terbaringnya Seorang Jenderal Besar

January 10, 2008 at 5:15 pm Leave a comment

Awal tahun 2008 diwarnai dengan banyak pemberitaan mengenai perkembangan kesehatan salah satu bapak bangsa Indonesia, disisi lain banyak disebut sebagai mantan penguasa rezim orde baru, yang kini terbaring sakit dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Soeharto dirawat untuk kesekiankalinya karena penyakit yang diidapnya. Kali ini penurunan kondisi kesehatan Soeharto lebih diakibatkan karena penumpukan cairan pada paru-paru, tidak sinkronnya kinerja bilik jantung, serta penurunan fungsi ginjal. Berbagai usaha telah ditempuh oleh team dokter kepresidenan, salah satunya adalah dengan melakukan hemodialisis. Usaha yang akan coba ditempuh adalah dengan memasang alat pemicu pada jantung Soeharto. Hanya saja usaha tersebut menemui kendala tidak stabilnya kondisi kadar hemoglobin, tekanan darah dan beberapa faktor lain yang mungkin tidak disebutkan oleh dokter.
Kondisi ini menimbulkan banyak reaksi empati dari berbagai lapisan masyarakat, meskipun disisi yang lain telah memicu kembali pro-kontra pendapat apakah penyidikan kasus terkait pidana dan perdata Soeharto perlu dihentikan (dalam konteks diputihkan).

Partai Golkar secara terang-terangan menyatakan keinginan mereka “dimaafkannya” jendral besar ini, hal ini dengan didasari dengan berbagai dalih pertimbangan dari mulai kesehatan yang tidak memungkinkan, usia, hingga jasa-jasa Soeharto semasa menjabat orang nomor satu di Rezim Orde Baru. Konteks dimaafkannya Soeharto berarti penghentian sementara penyidikan dan tuntutan terkait, jadi bukan usaha menghapus kewajiban pengusutan penyidikan dan pengadilan kasus-kasus Soeharto oleh Kejaksaan. Banyak pihak menuding bahwa tindakan Golkar ini kembali mencitrakan dirinya sendiri sebagai kroni orde baru.
Amin Rais kembali menyatakan ide bahwa untuk kasus Soeharto dilakukan peradilan secara “in absensia”, yang berarti seorang terdakwa tidak perlu hadir dalam persidangan melainkan cukup diwakili oleh pengacaranya.

Salah satu pengacara Keluarga Cendana, kembali menegaskan bahwa kliennya bersedia untuk menjalani proses peradilan yang berlangsung, hanya saja kondisinya pada akhir ini tidak memungkinkan. Hal ini semata-mata karena pertimbangan dan kondisi Soeharto, bukan dikaitkan dengan adanya surat penghentian penyidikan kasus yang telah dikeluarkan pihak pengadilan. Secara pribadi pengacara tersebut tidak mengharapkan adanya “pemutihan” kasus-kasus yang dituntutkan kepada Soeharto, hal ini perlu dilakukan untuk menjaga dan tetap menjungjung tegaknya supremasi hukum.

Secara pribadi saya sependapat dengan pengacara Cendana tersebut dengan tetap mendukung proses penyidikan dan peradilan Soeharto, perihal nantinya Soeharto diberikan amnesti itu hal nanti. Dengan tentu saja tidak menampikkan jasa-jasa Soeharto pada Bangsa Indonesia.

Apabila dilakukan survey, mungkin justu kebanyakan banyak orang yang justu tidak mengenai secara pasti apa saja kasus yang dituduhkan terhadap Soeharto langsung. Kebanyakan orang hanya melakukan judgment bahwa Soeharto salah dan pantas dihukum, padahal belum tentu dia mengetahui apa saja hal yang sebenarnya menjadi tuntutan serta yang sedang berjalan dalam proses peradilan. Pertanyaannya sekarang, apakah Soeharto (secara personal) perlu tetap diadili? apakah yang justru diperlukan adalah “pemutihan kasus”?

>> SEMOGA BPK.SOEHARTO LEKAS SEMBUH <<

Entry filed under: Politik. Tags: , , , .

Ayo Menjadi Pembajak ! Operator Selular Indonesia, Tua-tua Keladi.. Makin Tua Makin Jadi ‘GILA’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Jumlah Kunjungan

  • 86,781 hits

Kalender

January 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d bloggers like this: