Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI)

January 11, 2008 at 9:20 am 3 comments

Garuda

Pada saat melihat sebuah acara di televisi berjudul Republik mimpi, saya terfikir sebuah pertanyaan, mengapa bentuk negara indonesia harus berbentuk republik? padahal secara latar belakang sejarah, tiap daerah di Nusantara pada saat itu mencapai puncak kejayaan dan kemasyhuran justru pada saat mereka tidak mengenal istilah dan bentuk republik. Yang ada justru Kerajaan Majapahit, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Padjajaran, Kerajaan Ternate dan sebagainya. Dimana wilayah, kesejahteraan dan tingkat kemasyhuran justru sangat menakjubkan dengan ukuran waktu pada saat itu.

Kini Indonesia mencoba menerapkan konsep otonomi daerah, dimana tiap daerah lebih memiliki kewenangan dan keleluasaan untuk menata dan mengatur daerahnya. Konsep otonomi daerah mulai diterapkan pada masa pemerintahan Presiden Abdurachman Wahid, yang lebih populer dengan panggilan Gus Dur.
Pada awalnya, konsep otonomi ini digulirkan karena konsep sentralisasi kebijakan dan anggaran yang telah digunakan dari mulai Orde Lama hingga Orde Reformasi dinilai tidak mencerminkan semangat reformasi dan pemerataan kesejahteraan. Meskipun demikian, disisi lain otonomi banyak dikhawatirkan justru akan memicu separatisme, chauvinisme (ke-sukuan) dan kesenjangan tingkat pendapatan daerah. Namun konsep otonomi daerah tetap digulirkan dan dipertahankan. Sejauh ini perkembangan perjalanan dan hasil otonomi berjalan baik, meski tujuan yang paling utaman yaitu untuk menyejahterakan masyarakatnya mungkin belum sepenuhnya tercapai.
Mengapa Indonesia tidak mencoba konsep Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI) ? hal ini mengingat latar budaya, dan sangat bangganya masyarakat akan kejayaan daerah masing-masing pada masa lalu. Sampai kini kebanggaan dan rasa memiliki masyarakat akan sejarahnya sangat tinggi, tercermin dengan keinginan digunakannya identitas masa lalu misalnya untuk penamaan sebuah daerah atau institusi, contohnya Kutai Kertanegara, Universitas Galuh Pakuan, Sriwijaya FC, dll.
Sebagai modal ada beberapa ‘benchmark’ kuat di masing-masing pulau, diantarannya adalah :
1) Pulau Jawa dengan Majapahit,
2) Pulau Sumatera dengan Sriwijaya,
3) Pulau Kalimantan dengan Kutai, dsb.

Mengapa NKRI patut dicoba? hal ini didasari keyakinan saya bahwa kawasan Asia hanya cocok dipimpin dengan pola kerajaan atau kekaisaran, dimana kewenangan pemimpin/ penguasanya sangatlah besar dan menentukan, bukan pola republik bawaan ideologi Bangsa Barat.

Ada Jepang dengan Kekaisaran-nya, Cina dengan Komunisme-nya,

Indonesia dengan Negara Kerajaan Republik-nya

Jangan sampai Republik Indonesia Ini hanya menjadi Republik Mimpi, apalagi Republik Mimpi Buruk.

————————————–
Garuda Pancasila (Versi Harry Roesli)
————————————–

Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasarnya apa?
Rakyat adil makmurnya kapan?
Pribadi bangsaku..
Tidak maju-maju,
tidak maju-maju,
tidak maju-maju…

————————————-

Entry filed under: Politik. Tags: , , .

Operator Selular Indonesia, Tua-tua Keladi.. Makin Tua Makin Jadi ‘GILA’ Indonesia Ditantang Malaysia

3 Comments Add your own

  • 1. Wisnu Sudibjo  |  January 13, 2008 at 3:22 pm

    assalamualaikum,

    kalo menurut saya kenapa juga tidak mencoba NKRI (Negara Khilafah Rasyidah Islam)

    dulu padahal kesultanan – kesultanan indonesia itu juga nginduknya ke kehilafah Islam yang ada di timur tengah sana. di samping memang dulu tidak ada yang namanya negara arab saudi, Irak, Mesir, Afghanistan, Pakistan, India dll yang ada hanya khilafah Islam saja dengan satu orang pemimpin untuk seluruh umat Islam sedunia yaitu seorang khalifah..

    nah kan seru juga tuh kalo seluruh umat islam bersatu melepaskan baju – baju nation state nya… jangankan Israel… Amerika pun pasti juga keok ngehadapi khilafah Islam.

    wassalam

  • 2. ZEIN  |  January 27, 2008 at 7:37 pm

    sudah baikkah anda yang bangga menjelekkan bangsa ini,
    aplah yang telah anda buat unuk bangsaku
    puas kah anda melihat negri ini makin hancur
    apakah anda senang dengan keadaan sekarang
    alangkah bodohnya anda mengina bangsa yang telah memberikan anda tempat hidup
    betapa nistanga anda mengejek pengukir sejarah itu
    BANGSA YANG MAJU ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA JASA PAH LAWANNYA
    JANGAN BIARKAN KITA MENJADI TONTONAN ORANG,EMANGYA BADUT

  • 3. aris  |  August 16, 2008 at 9:28 am

    jangan sembarangan menghina negeri ini, republik adalah bentuk pemerintahan yang paling tapat bagi bangsa dan negara indonesia karena kita terdiri dari berbagai macam suku dan oleh karenanya kita harus bersatu di bawah bendera merah putih untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara ini bukan malah membuat konsep yang anda paparkan diatas.
    THE BIG NATION IS THE NATION WHICH ABLE TO ESTEEM THE MERIT OF IT HERO
    Jayalah merah putih kami selalu akan menjagamu
    Jalesvava Jayamahe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Jumlah Kunjungan

  • 86,781 hits

Kalender

January 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d bloggers like this: