Indonesia Ditantang Malaysia

January 14, 2008 at 6:21 am Leave a comment

Memasuki tahun 2008, ada sesuatu hal unik yang digagas pemerintah yaitu program ‘Visit Indonesia Year 2008 (VIY 2008)’. Pada tahun 2007, Malaysia mulai menjalankan program –serupa tapi tak sama– yaitu Visit Malaysia Year dan hasil yang diraih ternyata fantastik. Sangking suksesnya program VMY, pemerintah Malaysia memperpanjang program tersebut hingga pertengahan 2008.

Pada saat digulirkan, sudah banyak kalangan yang mencibir dan justru pesimis dengan VIY 2008. Karena telah melihat kesuksesan program yang digulirkan negara tetanggga kita Malaysia, mereka semakin pesimis. Saya pribadi heran, apa hal yang membuat mereka pesimis?
Mereka tentu bukan tanpa alasan bersikap demikian.

Berikut setidaknya ada beberapa paradigma berfikir yang dirasa harus diubah dan dicari solusinya bersama :

1. Banyaknya jumlah daerah tujuan pariwisata
——————————————–
Indonesia sebenarnya sebuah negara yang kaya sumber daya pariwisata. Hanya saja sebagian besar tidak terkelola dengan baik.
Sebagai perbandingan, prosentase Objek pariwisata alam Indonesia dengan buatan adalah 70% berbanding 30%. Malaysia justru terbalik dengan yang kita miliki.
Memang seolah-olah kita lebih unggul dari sisi jumlah, akan tetapi bukankah jumlah terkadang bukanlah segalanya. Apabila Indonesia belum apa-apa sudah membanggakan jumlah seperti itu, saya kira itu akan menjadi masalah. Masalahnya bukan terletak berapa objek wisata yang dimiliki, akan tetapi berapa objek wisata yang pantas dikunjungi ? dihitung dengan jari tanganpun tampaknya terlalu banyak jarinya dech !
Mengapa Indonesia selalu berfikir tentang kuantitas atau jumlah adalah segalanya? Mengapa kita tidak berfikir tentang kualitas pada intensifikasi pembangunan daerah wisata yang baru selain Bali?
Bukankah pada saat kuantitas itu tidak terkelola itu akan menjadi bumerang.

2. Mahalnya anggaran untuk Program Visit Year
———————————————
Beberapa kalangan menilai, jumlah anggaran yang disediakan untuk VIY 2008 terlalu sedikit. Sebagai perbandingan pada VMY 2007, pemerintah Malaysia mengalokasikan dana 80 Juta Dolar US untuk iklan dan promosi, sedangkan untuk keperluan yang sama pemerintah Indonesia  hanya memiliki alokasi dana 15 Juta setahun. Hampir seperlimanya !
Pada hal ini pemerintah Indonesia terkesan mau sok hebat, dengan berusaha memikirkan, menjalankan, membiayai sendiri.
Mengapa pemerintah tidak lebih intens untuk mengandeng pengusaha-pengusaha yang ada di daerah tujuan wisata tersebut? Pemerintah memberi fasilitas dan perlindungan hukum, para pengusaha yang bergerak dan berpromosi ria. Saya percaya para pengusaha tersebut akan melakukannya dengan senang hati, hasilnya jauh lebih baik dan cepat. Mereka jauh lebih mengenal medan yang akan mereka hadapi !
“mereka untung, bangsa untung”.

3. VIY merupakan sebuah proyek besar
————————————
Lagi-lagi beberapa kalangan ingin memetik keuntungan sendiri, belum apa-apa sudah menstigma bahwa itu akan menjadi proyek buat mereka. VIY 2008 merupakan sebuah ajang presentasi ke dunia mengenai apa yang Indonesia miliki dan apa yang telah mampu Indonesia kembangkan. Kesuksesan program VIY 2008, merupakan kesuksesan bersama.
Kesuksesan pemerintah dalam merencanakan dan menggulirkan program,
Kesuksesan kalangan dunia usaha dalam estimasi anggaran dan penerapan anggaran,
Kesuksesan kalangan budayawan dan seni dalam mengeksplorasi dan menciptakan sajian karya-karya terbaik,
Kesuksesan aparat keamanan dalam menjamin stabilitas keamanan daerah wisata,
dan kesuksesan masyarakat Indonesia dalam usaha mendukung dan menjadi pelaksana lapangan program VIY tersebut.

Tahun 2008 adalah tahun unjuk gigi
China dengan Olimpiade Beijing-nya
Indonesia dengan Visit Indonesia Year-nya

Malaysia dapat bangkit…
mengapa Indonesia justru harus terus sakit ?
Ayo Bangkit
Ayo Indonesia….. kita belajar untuk menjadi lebih baik !
Ayo Indonesia….. kita bisa melakukannya !
Tidak ada pilihan selain kita harus maju bersama !
Sekarang atau tidak sama sekali !

Let’s show the word that the heaven is in the Indonesia !

Entry filed under: Umum. Tags: .

Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI) Rakyat Antri, Pak Harto Pun Antri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Jumlah Kunjungan

  • 86,781 hits

Kalender

January 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d bloggers like this: