Cerita Tentang Cinta dan Mencintai

Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata.
Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti.

Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati.
Untuk menyadari, betapa ia dicintai.

Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri.
Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati, berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta, karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati.

Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan. Padahal semua manusia memiliki peranan hebat dan nomor satu dalam satu hal,belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jikalau berharap dari orang lain, siaplah ditinggalkan, siaplah dikhianati. Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima
orang lain.

Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadanya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati, Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari.

Berbahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.

MENCINTAI

Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak dicintai olehnya. Tetapi lebih menyakitkan lagi untuk mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yang kamu rasakan.

Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelumnya. Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.

Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam
suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka. Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita.

Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa, dan kemudian berjalan bersama. Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang pernah kamu rasakan.

Benarkah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu? Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada.

Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga. Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh di dalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh di dalam hatimu.

Ada hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang dari mereka kamu ingin dengar. Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun kamu tidak mendengar itu dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya.

Jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba.
Jangan menyerah selama kamu merasa masih dapat maju.

Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa
membiarkannya pergi.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai. Walaupun mereka telah disakiti sebelumnya. Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan.

Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang, tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu.
Jangan melihat kekayaan, itu bisa menghilang.
Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum karena sebuah
senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah. Berharaplah kamu
dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum.

Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang, kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia. Berharaplah bahwa kamu dapat bermimpi tentang dia, yang berarti mimpilah apa yang ingin kamu mimpikan, pergilah kemana kamu ingin pergi, jadilah sesuai dengan keinginan kamu, karena kamu hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang kamu inginkan.

Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup
cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia.

Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain. Jika kamu merasa bahwa
itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang itu juga.

Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan menyenangkan.

Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai keinginan kita. Dengan kata lain kita mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka. Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal. Mereka hanya membuat menjadi baik segala hal yang datang dalam hidup mereka.

Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman, dan berakhir dengan air mata.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum. Hiduplah dengan hidupmu, jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu menangis.

Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, pikiran & perasaan lelaki akan resah. masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s. tetap merindukan Siti Hawa.

Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, isteri atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus, tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.

Tak logis kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah, karena mereka diciptakan begitu rupa oleh mereka. Didiklah mereka dengan panduan dariNya:
JANGAN COBA JINAKKAN MEREKA DENGAN HARTA, NANTI MEREKA SEMAKIN LIAR,
JANGAN HIBURKAN MEREKA DENGAN KECANTIKAN NANTI MEREKA SEMAKIN
MENDERITA,

AKAL SETIPIS RAMBUTNYA, TEBALKAN DENGAN ILMU, HATI
SERAPUH KACA, KUATKAN DENGAN IMAN, PERASAAN SELEMBUT
SUTERA, HIASILAH DENGAN AKHLAK

Suburkanlah karena dari situ nanti mereka akan nampak penilaian dan keadilan Tuhan. Akan terhibur dan berbahagialah mereka, walaupun tidak jadi ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana menteri negara atau women gladiator.

Bisikan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan. Itu bukan diskriminasi Tuhan. Sebaliknya disitulah kasih sayang Tuhan, karena rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan lelaki-lelaki wajah : negarawan, karyawan, jutawan, dan wan-wan lain. Tidak akan lahir superman tanpa superwoman.

Wanita yang lupa hakikatkejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan.

Tanpa ilmu, iman & akhlak, mereka bukan saja tidak bisa diluruskan, bahkan mereka pula membengkokkan.

LEBIH BANYAK LELAKI YANG DIRUSAK OLEH WANITA DARIPADA
WANITA YANG DIRUSAK OLEH LELAKI. SEBODOH-BODOH WANITA
PUN BISA MENUNDUKKAN SEPANDAI-PANDAI LELAKI.

Advertisements

January 14, 2008 at 7:32 pm 2 comments

Probosutedjo Bisa, Kenapa Narapidana Lain Tidak ?

Mengikuti perkembangan kondisi kesehatan Mantan Presiden Soeharto memang penuh sensasi dan kejutan. Hal yang paling saya cermati adalah diizinkannya Probosutedjo, seorang narapidana LAPAS Sukamiskin Bandung, untuk menjenguk Soeharto kakak kandungnya. Izin yang dikeluarkan memang hanya 1 x 24 jam, akan tetapi bukankah itu tetaplah melanggar ketentuan yang ada?

Mungkin hukum di Indonesia akan sulit untuk melepaskan diri dari subjektifitas, hanya gara-gara ia merupakan adik mantan penguasa negara ini, lantas ia diberikan izin untuk keluar penjara.
Ok lah jika memang itu diperbolehkan dan diberikan atas dasar kemanusiaan, akan tetapi harusnya narapidana yang lainpun diberikan kesempatan yang sama.
Seluruh narapidana di Indonesia berhak diberikan perlakuan yang sama. Jika ada anggota keluarganya yang sakit, mereka diperbolehkan keluar dulu dari penjara. Tidak dapat dibayangkan apabila semua narapidana berdemonstrasi menuntut hak serupa.

Probosutedjo adalah narapidana
Narapidana adalah Manusia
Manusia hakikatnya sama

Kenapa tidak semua narapidana diperlakukan sama?

Makanya penutup mata patung dewi yustisia, dewi keadilan, yang ada di pengadilan itu sebaiknya dibuka sajalah. Biar matanya terbuka melihat kenyataan.

January 14, 2008 at 7:26 pm 1 comment

Cerita Kebijaksanaan : Garam dan Telaga

 

Saya mendapatkan cerita ini dari teman baik saya, silahkan baca sendiri ceritanya !

Suatu ketika hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi,
datanglah seorang anak muda yangs edang dirundung masalah. Langkahnya gontai dan
air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak
bahagia.

Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya.
Pak tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu
mengambil segengam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas
air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “coba
minum air ini, dan katakan bagaimana rasanya..”ujar pak tua itu.
“asin. Asin sekali!” jawab sang tamu sambil meludah kesamping.
Pak tua itu sedikit tersenyum. Ia lalu mengajak tamunya untuk berjalan
ketepi telaga didalam hutan dekat tempat tinggalnya.
Pak tua itu lalu kembali menaburkan segenggam garam kedalam telaga itu.
Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk aduk dan tercipta
riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba ambil air dari telaga
ini, dan minumlah.” Saat tamu itu selesai mereguk air itu, pak tua
berkata lagi “Bagaimana rasanya?”
“biasa saja. Segar..” jawab tamunya. “apakah kamu merasakan garam dalam
air itu?” tanya pak tua lagi. “tidak” jawab sai anak muda.

Dengan bijak pak tua mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh disamping
telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan adalah layaknya
segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu
adalah sama, dan memang akan tetap sama.

“tapi kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah
yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat
kita meletakkan segalanya. Itu semua tergantung pada hati kita. Jadi
saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu
hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dada mu menerima semuanya.
Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

“Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah
tempat kamu menampung segalanya. Jadi jangan jadikan hatimu itu seperti
gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu
dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”

January 14, 2008 at 7:14 pm 1 comment

Rakyat Antri, Pak Harto Pun Antri

 

Pemerintah Indonesia dikenal sebagai pemerintah yang hebat, dapat merencanakan sesuatu sekaligus memperhitungkan dampaknya.

Pemerintah berencana mengonversi konsumsi bahan bakar masyarakat yang selama ini adalah minyak tanah ke elpiji (LPG – Liquid Petroleum Gas). Hebatnya lagi dengan menciptakan kelangkaan minyak tanah, budaya saling serobot yang tertanam dari dulu, tiba berubah menjadi tertib.

Memang awal tahun 2008 tahun diwarnai berbagai hal mengejutkan.

Rakyat ramai-ramai antri untuk minyak tanah,
para pejabat ramai-ramai antri untuk menjenguk Soeharto.
Tampaknya Soeharto pun tampaknya tak mau kalah,
Beliau pun antri ikut antri, antri untuk apa? hanya waktu yang akan menjawab.

January 14, 2008 at 5:57 pm Leave a comment

Indonesia Ditantang Malaysia

Memasuki tahun 2008, ada sesuatu hal unik yang digagas pemerintah yaitu program ‘Visit Indonesia Year 2008 (VIY 2008)’. Pada tahun 2007, Malaysia mulai menjalankan program –serupa tapi tak sama– yaitu Visit Malaysia Year dan hasil yang diraih ternyata fantastik. Sangking suksesnya program VMY, pemerintah Malaysia memperpanjang program tersebut hingga pertengahan 2008.

Pada saat digulirkan, sudah banyak kalangan yang mencibir dan justru pesimis dengan VIY 2008. Karena telah melihat kesuksesan program yang digulirkan negara tetanggga kita Malaysia, mereka semakin pesimis. Saya pribadi heran, apa hal yang membuat mereka pesimis?
Mereka tentu bukan tanpa alasan bersikap demikian.

Berikut setidaknya ada beberapa paradigma berfikir yang dirasa harus diubah dan dicari solusinya bersama :

1. Banyaknya jumlah daerah tujuan pariwisata
——————————————–
Indonesia sebenarnya sebuah negara yang kaya sumber daya pariwisata. Hanya saja sebagian besar tidak terkelola dengan baik.
Sebagai perbandingan, prosentase Objek pariwisata alam Indonesia dengan buatan adalah 70% berbanding 30%. Malaysia justru terbalik dengan yang kita miliki.
Memang seolah-olah kita lebih unggul dari sisi jumlah, akan tetapi bukankah jumlah terkadang bukanlah segalanya. Apabila Indonesia belum apa-apa sudah membanggakan jumlah seperti itu, saya kira itu akan menjadi masalah. Masalahnya bukan terletak berapa objek wisata yang dimiliki, akan tetapi berapa objek wisata yang pantas dikunjungi ? dihitung dengan jari tanganpun tampaknya terlalu banyak jarinya dech !
Mengapa Indonesia selalu berfikir tentang kuantitas atau jumlah adalah segalanya? Mengapa kita tidak berfikir tentang kualitas pada intensifikasi pembangunan daerah wisata yang baru selain Bali?
Bukankah pada saat kuantitas itu tidak terkelola itu akan menjadi bumerang.

2. Mahalnya anggaran untuk Program Visit Year
———————————————
Beberapa kalangan menilai, jumlah anggaran yang disediakan untuk VIY 2008 terlalu sedikit. Sebagai perbandingan pada VMY 2007, pemerintah Malaysia mengalokasikan dana 80 Juta Dolar US untuk iklan dan promosi, sedangkan untuk keperluan yang sama pemerintah Indonesia  hanya memiliki alokasi dana 15 Juta setahun. Hampir seperlimanya !
Pada hal ini pemerintah Indonesia terkesan mau sok hebat, dengan berusaha memikirkan, menjalankan, membiayai sendiri.
Mengapa pemerintah tidak lebih intens untuk mengandeng pengusaha-pengusaha yang ada di daerah tujuan wisata tersebut? Pemerintah memberi fasilitas dan perlindungan hukum, para pengusaha yang bergerak dan berpromosi ria. Saya percaya para pengusaha tersebut akan melakukannya dengan senang hati, hasilnya jauh lebih baik dan cepat. Mereka jauh lebih mengenal medan yang akan mereka hadapi !
“mereka untung, bangsa untung”.

3. VIY merupakan sebuah proyek besar
————————————
Lagi-lagi beberapa kalangan ingin memetik keuntungan sendiri, belum apa-apa sudah menstigma bahwa itu akan menjadi proyek buat mereka. VIY 2008 merupakan sebuah ajang presentasi ke dunia mengenai apa yang Indonesia miliki dan apa yang telah mampu Indonesia kembangkan. Kesuksesan program VIY 2008, merupakan kesuksesan bersama.
Kesuksesan pemerintah dalam merencanakan dan menggulirkan program,
Kesuksesan kalangan dunia usaha dalam estimasi anggaran dan penerapan anggaran,
Kesuksesan kalangan budayawan dan seni dalam mengeksplorasi dan menciptakan sajian karya-karya terbaik,
Kesuksesan aparat keamanan dalam menjamin stabilitas keamanan daerah wisata,
dan kesuksesan masyarakat Indonesia dalam usaha mendukung dan menjadi pelaksana lapangan program VIY tersebut.

Tahun 2008 adalah tahun unjuk gigi
China dengan Olimpiade Beijing-nya
Indonesia dengan Visit Indonesia Year-nya

Malaysia dapat bangkit…
mengapa Indonesia justru harus terus sakit ?
Ayo Bangkit
Ayo Indonesia….. kita belajar untuk menjadi lebih baik !
Ayo Indonesia….. kita bisa melakukannya !
Tidak ada pilihan selain kita harus maju bersama !
Sekarang atau tidak sama sekali !

Let’s show the word that the heaven is in the Indonesia !

January 14, 2008 at 6:21 am Leave a comment

Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI)

Garuda

Pada saat melihat sebuah acara di televisi berjudul Republik mimpi, saya terfikir sebuah pertanyaan, mengapa bentuk negara indonesia harus berbentuk republik? padahal secara latar belakang sejarah, tiap daerah di Nusantara pada saat itu mencapai puncak kejayaan dan kemasyhuran justru pada saat mereka tidak mengenal istilah dan bentuk republik. Yang ada justru Kerajaan Majapahit, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Padjajaran, Kerajaan Ternate dan sebagainya. Dimana wilayah, kesejahteraan dan tingkat kemasyhuran justru sangat menakjubkan dengan ukuran waktu pada saat itu.

Kini Indonesia mencoba menerapkan konsep otonomi daerah, dimana tiap daerah lebih memiliki kewenangan dan keleluasaan untuk menata dan mengatur daerahnya. Konsep otonomi daerah mulai diterapkan pada masa pemerintahan Presiden Abdurachman Wahid, yang lebih populer dengan panggilan Gus Dur.
Pada awalnya, konsep otonomi ini digulirkan karena konsep sentralisasi kebijakan dan anggaran yang telah digunakan dari mulai Orde Lama hingga Orde Reformasi dinilai tidak mencerminkan semangat reformasi dan pemerataan kesejahteraan. Meskipun demikian, disisi lain otonomi banyak dikhawatirkan justru akan memicu separatisme, chauvinisme (ke-sukuan) dan kesenjangan tingkat pendapatan daerah. Namun konsep otonomi daerah tetap digulirkan dan dipertahankan. Sejauh ini perkembangan perjalanan dan hasil otonomi berjalan baik, meski tujuan yang paling utaman yaitu untuk menyejahterakan masyarakatnya mungkin belum sepenuhnya tercapai.
Mengapa Indonesia tidak mencoba konsep Negara Kerajaan Republik Indonesia (NKRI) ? hal ini mengingat latar budaya, dan sangat bangganya masyarakat akan kejayaan daerah masing-masing pada masa lalu. Sampai kini kebanggaan dan rasa memiliki masyarakat akan sejarahnya sangat tinggi, tercermin dengan keinginan digunakannya identitas masa lalu misalnya untuk penamaan sebuah daerah atau institusi, contohnya Kutai Kertanegara, Universitas Galuh Pakuan, Sriwijaya FC, dll.
Sebagai modal ada beberapa ‘benchmark’ kuat di masing-masing pulau, diantarannya adalah :
1) Pulau Jawa dengan Majapahit,
2) Pulau Sumatera dengan Sriwijaya,
3) Pulau Kalimantan dengan Kutai, dsb.

Mengapa NKRI patut dicoba? hal ini didasari keyakinan saya bahwa kawasan Asia hanya cocok dipimpin dengan pola kerajaan atau kekaisaran, dimana kewenangan pemimpin/ penguasanya sangatlah besar dan menentukan, bukan pola republik bawaan ideologi Bangsa Barat.

Ada Jepang dengan Kekaisaran-nya, Cina dengan Komunisme-nya,

Indonesia dengan Negara Kerajaan Republik-nya

Jangan sampai Republik Indonesia Ini hanya menjadi Republik Mimpi, apalagi Republik Mimpi Buruk.

————————————–
Garuda Pancasila (Versi Harry Roesli)
————————————–

Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasarnya apa?
Rakyat adil makmurnya kapan?
Pribadi bangsaku..
Tidak maju-maju,
tidak maju-maju,
tidak maju-maju…

————————————-

January 11, 2008 at 9:20 am 3 comments

Operator Selular Indonesia, Tua-tua Keladi.. Makin Tua Makin Jadi ‘GILA’

Pada pemberitaan di media akhir tahun 2007 banyak disoroti mengenai tarif layanan operator selular. Kasus mulai mencuat ketika dugaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menengarai adanya monopoli saham di operator selular, Telkomsel dan Indosat, oleh pihak Temasek dan rekannya.Temasek dituduh dan terbukti memonopoli pasar telekomunikasi selular di Indonesia dengan memiliki saham di dua perusahaan (Telkomsel dan Indosat) yang bergerak pada bidang usaha yang sama, yaitu bidang telekomunikasi selular. Vonisnya, Temasek didenda dan diharuskan melepas salah satu saham yang dimiliki pada perusahaan operator selular tersebut.

Memasuki awal tahun baru 2008, dalam rentang waktu yang tidak begitu lama dan masih terkait temuan dari KPPU, kembali mencuat kasus terkait ikhwal operator selular. Kali ini perihal tarif layanan ‘Short Message Service’ (SMS) dan tarif layanan percakapan antar operator. KPPU menemukan — Masya Alloh, koq mereka baru nyadar yaa ? — bahwa tarif SMS yang berlaku tiga kali lebih mahal dari harga pokok seharusnya. Harga pokok Layanan SMS yang hanya berada pada kisaran 76 Rupiah, pada kenyataannya pihak operator selular (TELKOMSEL, INDOSAT, EXCELCOMINDO) memasangnya dengan tarif 250-350 Rupiah per SMS. Anehnya, hal ini dilakukan secara sengaja dan dicurigai dilakukan dengan cara ‘kartel’ atau persekongkolan untuk menjaga tarif layanan tetap tinggi.

Akan tetapi, alhamdulillah pada akhirnya Indonesia mulai memperhatikan kesejahteraan warganya. Ini terbukti dengan giatnya lembaga dan komisi-komisi negara bekerja mengurusi kepentingan masyarakat banyak. Dalam hal ini contohnya KPPU, yang mengurusi kasus-kasus kecurangan persaingan usaha. Apa mungkin pajabat KPPU giat hanya gara-gara merasa senasib sepenanggungan karena kebobolan tagihan telepon selular? Kita do’akan saja semoga tidak.
Semoga janji Menkominfo Muh. Nuh bahwa semua jenis tarif layanan operator turun sekitar 10 hingga 30% — kalau bisa sih yang 30% dong — segera terealisasi. SEMOGA.

AYO KPPU JANGAN MENYERAH…..
DEMI NEGARA,
DEMI MASYARAKAT,
dan DEMI TAGIHAN PULSA MU !!!

January 11, 2008 at 9:11 am Leave a comment

Older Posts Newer Posts


Jumlah Kunjungan

  • 114,771 hits

Kalender

October 2017
M T W T F S S
« Feb    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031